Oktober 3, 2022

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) pimpinan Ketua Umum Haris Pertama, langsung melaksanakan orientasi pengurus pascapelantikan di Monumen Serangan Umum 1 Maret, Yogyakarta. Pelaksanaan orientasi berlangsung di Taman Budaya Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Haris menjelaskan sejumlah tujuan orientasi pengurus. Salah satunya soal penekanan pentingnya partisipasi pemuda dalam mengawal pesta demokrasi Pemilu Serentak 2024.

Ia berharap perhelatan pemilu yang akan datang tak kembali menimbulkan perpecahan seperti kondisi tahun 2019. “Mempersiapkan diri menyongsong pemilu serentak 2024. Agar pada pemilu serentak ke depan tidak bertambah perpecahan seperti tahun 2019 meskipun tidak terlalu fatal”, kata Haris dalam keterangan tertulisnya, Selasa (26/7/2022). Menurutnya peran pemuda dalam momen pesta demokrasi dipandang penting untuk aktif mencegah terjadinya polarisasi di tengah masyarakat.

“Pada pesta demokrasi 2024 nanti, jangan sampai bertambah parah polarisasi yang terjadi di masyarakat, maka kita pemuda harus berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan,” ucap dia. “Jangan sampai polarisasi yang diciptakan kelompok oknum tertentu dapat memperkeruh konflik horizontal di masyarakat hanya demi kemenangan di Pemilu,” lanjutnya. Ia juga meminta agar jajaran pemuda Indonesia tegas menolak praktik politik identitas dalam kancah politik apapun. Sebab kata Haris, politik identitas merupakan awal terjadinya perpecahan.

“Politik identitas merupakan awal terjadinya perpecahan terhadap sebuah bangsa dan negara. Indonesia ini memiliki banyak suku, ras, agama, adat istiadat, budaya. Terlebih lagi suasana jelang politik 2024 sudah mulai terasa panasnya di 2022 ini,” kata Haris. Haris menegaskan komitmennya melawan oknum pemecah belah bangsa. Komitmen ini sudah dibuktikan sejak periode pertama memimpin DPP KNPI. "Komitmen KNPI jelas dan tegas kepada siapapun yang berupaya memecah persatuan termasuk para buzzer yang menyebar informasi hoaks," pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.